Senin, 09 Februari 2015

Jakarta Menyandang Gelar Baru




Jakarta, Ibu Kota Indonesia ini tak henti-hentinya mengundang perhatian masyarakat mulai dari berita tentang tenggelamnya Jakarta ditahun 2050, banjir, jalur bus Trans Jakarta yang lumpuh, hingga macet yang tiada habisnya setiap tahun, gubernur hingga presiden yang berjanji akan menuntaskan masalah-masalah di Jakarta seakan hanya omong kosong belaka. Bahkan, karena kemacetannya Jakarta mendapat predikat sebagai kota termacet sedunia berdasarkan indeks Castrol's Magnatec Stop-Start. Indeks ini mengukur waktu mobil berhenti dan berjalan per kilometer dan Jakarta berada di peringkat teratas dengan 33.240 kali berhenti-berjalan per tahun.
Jumlah tersebut kemudian dikalikan dengan jarak rata-rata yang ditempuh setiap tahun di 78 negara. Dan mirisnya, Ibu Kota Jawa Timur, Surabaya juga menyandang predikat sebagai kota termacet ke-4 dunia setelah Istanbul, Turki. Berikut adalah daftar 10 kota dengan lalu lintas terparah di dunia berdasarkan Castrol Magnatec Stop-Start Index:
Jakarta, Indonesia (33.240)
Istanbul, Turki (32.520)
Mexico City, Meksiko (30.840)
Surabaya, Indonesia (29.880)
St. Petersburg, Rusia (29.040)
Moskow, Rusia (28.680)
Roma, Italia (28.680)
Bangkok, Thailand (27.480)
Guadalajara, Meksiko (24.840)
Buenos Aires, Argentina (23.760)

Sumber : http://www.eramuslim.com/berita/nasional 
 http://www.dw.de/10-kota-termacet-di-dunia/g-18235386

Tidak ada komentar:

Posting Komentar