Sebuah Kisah Tentang
Komik Hatori
Saat
kami berdua hendak membeli sesuatu di jalan yang tidak searah dengan sepeda
motor, tiba-tiba seorang laki-laki berumur tua yang mengendari sepeda motor berhenti mendekati kami, membuatku
menepikan motor sejenak.
“
Mba, mbaaaaa maaf mengganggu !” ujar kakek itu.
“
Eh, nggih, Pak. Wonten nopo ?” (Eh, iya, Pak. Ada apa ?) Laki-laki tua dengan
helm dan tas hitam butut itu tersenyum, mengeluarkan setumpuk buku komik dari
dalam tasnya, kemudian kakek tua itu berusaha turun dari sepeda motornya dengan
susah payah karena kakinya disabilitas.





