Senin, 15 Desember 2014

Kelebihan Matoa, Buah Unik Dari Papua



Buah yang di kenal masyarakat berasal dari Papua Barat ini sebenarnya juga dapat tumbuh di Sulawesi, Maluku maupun Jawa dengan ketinggian tanah 1.400 meter di atas permukaan laut. Di Papua dikenal 2 (dua) jenis matoa, yaitu Matoa Kelapa dan Matoa Papeda. Ciri yang membedakan keduanya adalah terdapat pada tekstur buahnya dan mulai di jual di pasaran meskipun amat jarang. Buah dengan nama latin Pometia pinnata ini di kenal dengan nama buah Matoa oleh masyarakat Indonesia. Buah ini juga di golongkan dalam famili Sapindaceae yang digolongkan dalam keluarga rambut-rambutan.
            Buah ini tergolong dalam buah musiman, karena biasanya hanya tumbuh di bulan-bulan tertentu seperti bulan September – Oktober. Karena alasan inilah buah ini termasuk buah yang cukup mahal harganya di pasaran.Dan, biasanya hanya dijual di toko-toko besar saja. Tidak hanya di Indonesia, bahkan buah matoa juga tumbuh di Malasyia ( dibagian timur Papua ) serta di bagian tropis Australia.
            Buah yang memiliki kulit keras dengan bewarna hijau muda saat muda dan bewarna cokelat saat sudah tua ini memiliki rasa yang tergolong unik. Karena banyak orang mendefinisikan rasa buah ini berbeda-beda. Beberapa mengatakan bahwa buah ini memiliki rasa sepeti buah kelengkeng, namun banyak juga yang mendefinisikan rasa buah ini seperti buah rambutan atau bahkan leci. Cara mengupasnya pun juga tidak biasa, membutuhkan kekuatan karena kulit matoa ini keras.
            Buah matoa juga memiliki beberapa kandungan yang memiliki manfaat. Buah matoa mengandung vitamin C dan vitamin E. Namun, lebih dominan mengandung vitamin E, vitamin E pada buah matoa mengandung beberapa manfaat, di antaranya :
1.                  Sifat antioksidan Vitamin E penting untuk membran sel. Misalnya, Vitamin E melindungi sel-sel paru-paru yang berada dalam kontak konstan dengan sel darah putih dan oksigen dan membantu melawan penyakit. Manfaat lain yang penting dari vitamin E adalah membantu mengurangi kolesterol dan risiko terkena kanker.
2.                  Vitamin E membantu mempertahankan kadar air alami dalam kulit. Minyak Vitamin E membuat wajah kusam menjadi lebih bersinar, kulit kering terlihat lebih sehat dan segar. Anda juga dapat merawat kuku dengan cara mengoleskan sedikit minyak vitamin E secara teratur.
3.                  Banyak wanita melaporkan bahwa vitamin E membantu mengurangi hot flashes dan gejala menopause lainnya. 
4.                  Vitamin E melindungi dinding arteri dan mencegah terjadinya oksidasi kolesterol jahat atau yang biasa dikenal dengan LDL (low-density lipoprotein). Oksidasi kolesterol LDL merupakan sebuah sinyal awal yang menandai adanya penyumbatan arteri. 
5.                  Tingginya kadar Vitamin E dalam tubuh mampu mengurangi resiko serangan jantung atau stroke dan memperlambat tanda-tanda penuaan.
6.                  Manfaat Vitamin E dalam minyak nabati membantu menjaga makanan agar tetap segar dan tidak cepat basi. Vitamin E juga berfungsi untuk melindungi Vitamin A dalam makanan dari oksidasi. Hal ini membuat vitamin E sebagai pengawet makanan alami. 
7.                  Vitamin E melindungi sel dan DNA dari kerusakan yang dapat berubah menjadi kanker. Menghambat pertumbuhan tumor sekaligus meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan mencegah zat prakanker berubah menjadi karsinogen. Studi dengan tikus menunjukkan bahwa Vitamin E yang dioleskan pada kulit dapat membantu mencegah kanker kulit akibat paparan radiasi ultraviolet.
8.                  Wanita yang menderita penyakit payudara fibrokistik dapat dibantu dengan suplementasi Vitamin E. Penyakit payudara fibrokistik ditandai dengan payudara yang terasa sakit, yang terkadang disertai dengan dengan benjolan jinak atau pembengkakan, mulai beberapa hari sebelum periode menstruasi.
9.                  Vitamin E juga dapat bermanfaat bagi penderita diabetes dengan jalan meningkatkan aksi insulin dan meningkatkan metabolisme glukosa darah dengan mengurangi stres oksidatif.
10.              Seorang Atlet juga memerlukan asupan Vitamin E yang cukup. Akibat latihan yang dijalankan oleh seorang atlet dapat menciptakan radikal akibat proses metabolisma. Manfaat Vitamin E juga dapat meredakan nyeri pada otot betis yang terjadi pada malam hari setelah berolahraga.
11.              Bayi prematur menerima vitamin E untuk mengurangi atau mencegah kerusakan oksigen ke retina mata sebagai akibat dari ventilasi buatan. 
12.              Sebuah penelitian yang dilakukan dengan objek hewan menunjukkan bahwa vitamin E dapat membatasi kerusakan paru-paru yang disebabkan oleh polusi udara.


           
           


Tidak ada komentar:

Posting Komentar