Minggu, 15 Februari 2015

Berbagai Dampak Negatif si Robot Hijau

           
Dunia digemparkan dengan berbagai penemuan teknologi terbaru, banyak produk-produk penanda era modern menjamur dipasaran mulai dari android, media sosial dan masih banyak lagi. Setiap perusahaan berlomba-lomba untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya sementara masyarakat umum termasuk banyak dari generasi muda Indonesia hanya bisa berkutat dengan produk-produk buatan programmer dan hanya bisa menjadi konsumers atau pengguna.
            Sebagian dari kita mungkin mengabaikan hal-hal kecil yang ada di dunia ini. Termasuk pada android, bukankah segala sesuatu diciptakan dengan tujuan tertentu dan mempunyai berbagai kekurangan maupun kelebihan ? Bagaimana mungkin suatu benda diciptakan tidak memiliki tujuan atau bahkan teramat sempurna hingga tidak mempunyai kekurangan. Berikut adalah dampak negatif dari penggunaan android bagi manusia.
 World Health Organization (WHO) mengungkapkan radiasi ponsel dapat menyebabkan kanker otak. Radiasi ponsel dikategorikan sama dengan zat karsinogenik berbahaya seperti timbal, asap knalpot, dan kloroform. Penelitian dilakukan oleh tim yang terdiri dari 31 ilmuwan dari 14 negara, termasuk Amerika Serikat, menemukan cukup bukti untuk mengkategorikan radiasi ponsel sebagai sejenis zat berbahaya bagi manusia. Sedangkan tujuan diciptakannya android adalah untuk perlengkapan pesawat militer masa depan, Studi Rutgers University pada 2006 menyimpulkan, smartphone dan perangkatserupa memicu kenaikan penggunaan internet yang cukup signifikan, namun berdampak buruk bagi kesehatan mental, studi yang dilakukan MIT’s Sloan School of Management pada 2007 mengungkap, penggunaan smartphone membentuk budaya stres ditempat kerja, melemahkan otak di balik kemudahan yang diberikan, smartphone berisiko melemahkan daya konsentrasipenggunanya. Karakternya yang mampu membuat pengguna melakukan sejumlah hal dalamwaktu bersamaan (multitasking) cenderung membuat seseorang kesulitan menyerap informasilantaran fokusnya mudah beralih dari satu hal ke hal lain.
Jika sebelumnya Boeing mengembangkan ponsel Android, di masa depan kemungkinan kita akan melihat beragam gadget yang diciptakan khusus sebagai perlengkapan militer. Tidak main-main, tablet Android kelak dapat mengendalikan pesawat tempur tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicles) atau kerap disebut drone.

Sumber :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar