Selasa, 17 Oktober 2017

Jalan Para Penimba Ilmu


Assalamualaikum saudara-saudaraku para pembaca setia Spring Galery. Di pagi yang setengah mendung ini, terbesit sesuatu nih di otak Mimin soal satu jalan para penimba ilmu. Bagi penikmat novel bang A. Fuadi pasti Uda ngga asing lah sama salah satu mantra di novel kedua beliau. Yups ! Man Shabara Zhafira..

 Hmm...kira-kira apa sih makna dari quotes ini ? Dan, kenapa bisa quotes ini terbukti ampuh untuk menumbuhkan semangat para penimba ilmu yang jenuh, hampir putus asa, jatuh dititik paling rendah ?
 Kenapa hayo ? Haha..sebenarnya Mimin terinspirasi dari pengalaman Mimin sendiri yang terjadi baru saja kemarin siang di kelas kuliah. Mimin depresi dan stres seharian karena gagal melaksanakan presentasi dengan baik padahal Mimin sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengerjakan tugas yang diberikan namun masih banyak kritik yang diberikan dosen saat Mimin presentasi.
 Seharian kemarin Mimin bingung harus menyalahkan siapa, harus berbuat apa dan gundah gelisah hehe..tapi pagi ini waktu Mimin ngerjain tugas UTS nih, tiba-tiba Mimin ingat mantra mujarab dari bang A. Fuadi. Mantra yang nantinya membawa bang A. Fuadi menerima.a beasiswa ke Amerika setelah mengalami kebangkrutan luar biasa, ditinggal wafat ayahnya dan mengalami sakit berkepanjangan.
 Man shabara zhafira. BUM ! Mantra ini bombastis. Usai melaksanakan kerja keras, melakukan ikhtiar semaksimal mungkin, saat itulah Allah akan menguji dengan berbagai cobaan untuk meningkatkan derajat kita di mata Allah. Dan, saat ujian itu datang, saat itulah kita harus menggunakan mantra kedua, bersabar.
 Sabarnya para penimba ilmu dalam melaksanakan tugas, sabarnya para penimba ilmu atas kritikan dari dosen yang sifatnya membangun, sabar atas kekecewaan hasil usai bekerja siang dan malam. Sabar. Satu kata yang mudah diucapkan namun paling sulit untuk dilaksanakan setelah ikhlas.
 Saudara-saudaraku, apa pun yang terjadi usai kita ikhtiar maksimal dan bertawakal atas hasilnya. Sesungguhnya itulah pilihan takdir yang terbaik dari Allah. Mari selalu berpikir positif, mari selalu bergantung dan mengingat-Nya. Jazakumullah khoiron katsir. Wassalamu'alaikum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar