Minggu, 08 Februari 2015

Meningkatnya Kecerdasan Otak Lewat Komik



Siapa yang tidak mengerti komik ? Buku cerita bergambar dengan berbagai animasi menarik dengan imajinasi tinggi. Komik sedniri berasal dari negara matahari terbit yang kini mulai berkembang di Indonesia meski komikus Indonesia cukup terengah-engah mengejar ketertinggalan. Penggemar komik pun tidak hanya dari masyarakat Jepang maupun Indonesia, namun sudah mendunia. Komik sendiri terdiri dari beberapa genre dan yang paling diminati masyarakat yang bercerita tentang detektif, petualangan dan aksi.
            Mungkin bagi sebagian orang tua maupun guru melarang anak-anak didik mereka untuk membaca komik dengan alasan bahwa komik banyak mengandung sesuatu yang tidak pantas untuk dilihat, tidak meningkatkan kemampuan, atau tidak mendidik. Dari sekian banyak komik
yang beredar di masyarakat, tidak semua jenis komik buruk, karena masih ada sebagian lain yang mengajarkan tentang berkehidupan sosial, pemecahan suatu masalah yang rumit, dan mengandung ilmu pengetahuan umum. Pada dasarnya, kemampuan menerima pelajaran yang diajarkan di sekolah tercipta bermacam-macam mungkin untuk tipe A akan lebih mudah menyerap pelajaran jika diajarkan lewat visual, imajinasi dan tulisan berwarna-warni, namun berbeda untuk tipe B yang lebih mudah menyerap pelajaran jika lewat pengajaran pendengaran, baik melalui musik, maupun sarana lain.
            Di balik semua itu para ahli menjelaskan bahwa komik menaikkan kecerdasan anak dan menaikkan minat membaca. Mengapa demikian ? Ini disebabkan karena dalam komik berkembang imajinasi yang tinggi, hal ini dapat diterapkan dalam mempelajari buku pelajaran dengan imajinasi anak-anak akan lebih mudah mencerna pelajaran sekolah. Di sisi lain komik juga dapat meningkatkan minat membaca, karena jika anak-anak suka membaca komik hal itu akan berpengaruh terhadap buku dan bacaan lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar