Ketika aku mati sebagai
manusia, maka para malaikat akan datang dan mengajakku terbang ke langit
tertinggi. Dan ketika aku mati sebagai malaikat, maka siapa yang akan
mendatangiku? Kau tak akan pernah dapat membayangkannya!
-
Jalaludin
Rumi-
Jadi
malaikat. Manusia terlahir dalam keadaan fitrah, suci. Maka sudah sepantasnya
jika hati manusia pun dapat mendeteksi, dapat meraba dan dapat membedakan mana
yang benar mana yang salah. Banyak dari kita yang menyebutnya sebagai nurani. Selamat pagi sahabat spring
gallery, semoga Allah selalu membersamai kalian, dan semoga pagi ini semangat
terus beraktivitas, menebar kebaikan dimuka Bumi.
Pagi
ini, mimin akan berbagi ilmu yang mimin dapat dari guru madrasah dulu. Di
pertengahan dhuha, sebelum jam istirahat berbunyi, saat teman-teman mimin
beberapa tertidur pulas karena amat mengantuk. Entah malamnya mereka habiskan
dengan mengaji, entah dengan tahlilan, entah dengan nonton film atau sekedar
bergosip dengan teman di asrama. Mimin samar-samar mendengar ceramah guru mimin
yang sering mendapat julukan lionel messi.
“ Manusia dapat menjadi malaikat jika
berperilaku sebagai malaikat.” Apa maksudnya ? Bahagimana mungkin makhluk fana
seperti kita yang setiap hari berbuat dosa, dan sering lupa ini bisa sama
derajatnya layaknya malaikat yang selalu berdzikir siang-malam, tidak memiliki
nafsu, menuruti segala perintah-Nya ?
Maka
beliau menjelaskan dengan gaya bahasa yang mudah dipahami. “Jika kau ingin
menjadi malaikat, maka berperilakuah seperti malaikat, Nak.” Berikut adalah
beberapa ilmu beliau yang mimin rangkum ke dalam beberapa poin yang masih mimin
ingat :
1. Jika
malaikat tidak makan dan minum. Maka tahanlah nafsumu dengan tidak makan dan
minum ( berpuasalah )
2. Jika
malaikat senantiasa bertasbih. Maka berdzikirlah
3. Jika
malaikat senantiasa melaksanakan perintah-Nya. Maka kerjakan perintah-Nya, dan
jauhi larangan-Nya
Maka
semoga sedikit ilmu yang mimin ingat itu dapat bermanfaat untuk kita semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar