Rabu, 09 Agustus 2017

Tips Dakwah Buat Remaja Gaul



'Assalamualaikum ya akhi ya ukhti (bacanya pakai nada lagunya opik ya hehe..) berhubung mimin nulisnya malam hari, saat suasana hening (meski dipagi hari di sini juga hening) mimin ingin menyapa sahabat sekalian, selamat malam sahabat. Sebelum mimin merantau, dan kesibukan membeludak. Mimin puasin dah nulisnya hehe..

            Hmm..pada penasaran ngga sih sama judulnya ? Ngga ? Yauda hehe..Oke sip, ini artikel buat kita, remaja yang suka labil, umurnya belasan tahun dan suka ngikut trend, fashion dan ingin kekinian. Tapi, kekinian yang syar’i. Sayangnya, malam ini mimin bahas soal dakwah ya, bukan fashion hehe..
            Kuy, intip pengertian dakwah dulu. (da’a - yad’u - da'watan). Kata dakwah tersebut merupakan ism masdar dari kata da’a yang dalam Ensiklopedia Islam diartikan sebagai “ajakan kepada Islam. Lah, ajakan kepada Islam tidak harus dengan paksaan loh kawan-kawan. Ya, tidak perlu anarkis, menggunjing satu sama lain atau lainnya. Di era modern ini, mari manfaatkan teknologi yang ada untuk menebar kebaikan kepada sesama manusia.
            Karena sahabat sudah mengerti pengertian singkat dakwah, mimin ingin berbagi tips nih soal berdakwah tapi tetap gaul. Semoga bermanfaat ya sahabat.
1.      Kenali dirimu sendiri
Lah ? Kok, harus kenal diriku sendiri ? Kenapa ? Ya, harus. Mari kita mengenal diri kita sendiri. Jika semuanya diciptakan Allah dengan segala manfaatnya, maka manusia juga diciptakan dengan potensinya yang tak terbatas. Maka temukan dirimu, asah potensimu setiap hari, setiap waktu dan lihat hasilnya lima-enam tahun kedepan.
2.      Milikilah beberapa akun sosisal media
Di era modern ini pasti dong banyak dari kita yang sudah memiliki akun media sosial ? Mulai dari e-mail, facebook, blog, twitter, instagram, whatsapp, line dan lain-lain. Lah, akun sosial media inilah yang nantinya menjadi wadah kita berdakwah. Dengan ilmu yang kita miliki (melalui guru dan buku-buku), serta potensi kita, kita akan berdakwah dengan cara berbeda, cara yang unik.
3.      Berpikirlah kreatif
Bahasa gaulnya sih out of the box.  Di saat kita sedang ngelamun, sendirian, mari mencoba mencari ide. Usai mengenali diri sendiri, berpikirlah apa bakat  atau kelebihan atau suatu hal yang menjadi kebiasaan kita bertahun-tahun yang kita miliki. Misalnya, jika kita menyukai hal-hal berbau fotografi, kita tunjukkan bakat yang kita miliki dengan mengambil beberapa foto secara random, dan usahakan hasilnya maksimal. Usai mengantongi hasil poteran terbaik, cobalah upload di instagram. Namun, beri caption dengan hal-hal sederhana tentang Islam. Misalnya quotes, hadits atau ayat Al-Quran.
            Oke, itu hanya contoh kecil sahabat. Mari kembangkan kelebihan kita untuk berbagi kepada sesama. Mari menggunakan media sosial dengan bijaksana, siapa tahu media sosial menambah berat amal timbangan kita kelak. Jazakumullah khoiron katsir. Wassalamu'alaikum
Sumber : http://www.referensimakalah.com/2012/09/pengertian-dakwah-menurut-bahasa-dan-istilah.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar