Senin, 14 November 2016

Aksi 411 Bikin Saya Malu !



Assalamualaikum sohib Spring Gallery ? Semoga Allah selalu melindungi kalian dimana pun kalian berada ya J Di malam Selasa ini, ditengah kegelisahan umat atas masalah politik yang memanas di tanah air tiba-tiba saya menemukan setitik kesedihan dihati saya yang tiba-tiba saja membuat hati saya bergetar dan memaksa saya merenung (kembali).
            Setelah di akun facebook saya, saya menceritakan perenungan saat pulang les, sekarang saya ingin merenungkan hal yang menjadi trending topic beberapa bulan terakhir. Dan, perenungan ini menggetarkan hati saya karena bisikan-Nya. Tepat usai melaksanakan shalat isya berjamaah di musholla depan rumah, seakan hati saya diketuk.
            Kemana saja kau selama ini, Bung ?
            Haha...16 tahun sudah kau mengenyam pendidikan di sekolah berbasis agama Islam, ilmu apa yang kau dapat, Nak ?
            Ilmu apa yang saya dapat ? *duarrrrrrrrrrr
            Saya benar-benar ingin menangis saat itu juga. Ya ! Itulah alasan saya enggan terlalu berjibaku untuk ikut berjihad bersama 2,3 juta umat di Jakarta 4 November lalu. Karena ilmu saya. Bagaimana tidak ? Saya baru mengenal kitab abain nawawi, riyadhus solihin, tulisan arab pegon, membaca Al Quran beserta maknanya sejak saya duduk di bangku madrasah aliyah ! Allahuakbar, jadi 17 tahun saya hidup di dunia ini hanya saya habiskan untuk bersenang-senang, mencari dan memperdalam ilmu dunia, jarang sekali memberi perhatian khusus terhadap ilmu akhirat.
            Saya bahkan tak menganal deretan nama ulama Indonesia yang amat hebat, saya hanya mengetahui sedikit dari ribuan hadits Rasul, itulah yang buat saya minder, malu. Benarlah firman Allah :
“Katakanlah, kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk menulis kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis ditulis kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun kami datangkan tambahan sebanyak itu pula.” (QS. Al Kahfi: 109)
“Dan seandainya pohon-pohon di muka bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh lautan lagi, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Luqman: 27).

Dan, percayalah. Bahwa Islam itu adalah agama indah, rahmatan lil alamin firman Allah selalu haq, tak ada yang menyalahi. Yang membuat agama ini terlihat buruk adalah orang Islam yang salah memahami Islam. Saya muslim, saya sering melakukan salah karena saya menusia biasa. Jadi, jika saya melakukan kesalahan, maka salahkan saya, jangan agama saya. Dan, tugas saya sebagai kadar muslim adalah bak lebah, menebar kebaikan, menjadi MANUSIA WAJIB sebagaimana meneladani akhlak Rasulullah, sahabat beserta keluarga beliau :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar